5 Tradisi Budaya Emirat yang Wajib Diketahui Saat Berlibur ke Dubai

Minggu 21-12-2025,23:50 WIB
Reporter : Marieska Harya Virdhani
Editor : Marieska Harya Virdhani

Bagi Anda yang ingin belajar lebih banyak dan merasakan langsung pengalaman ini, Anda dapat berkunjung ke Sheikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum Centre for Cultural Understanding (SMCCU). Di sini, sesi budaya dipandu untuk mendorong dialog terbuka mengenai tradisi, keyakinan, dan kehidupan sehari-hari masyarakat Emirat. Sesuai motonya “Open Doors, Open Minds”, semua pertanyaan yang disampaikan dengan sopan akan diterima, menjadikannya ruang belajar yang hangat dan membangun koneksi. 

BACA JUGA:Meriah! Pawai Budaya Nusantara di Iraw Tengkayu 2025 Diwarnai Parade Kostum hingga Mobil Hias

Abaya dan Kandura: Pakaian Tradisional Sebagai Identitas

Pakaian nasional memainkan peran penting dalam budaya Emirat, melambangkan kesopanan, warisan, dan kebanggaan. Pria biasanya mengenakan Kandura, pakaian panjang berwarna putih, sementara wanita mengenakan Abaya dengan Shayla (kerudung). Meskipun wisatawan tidak diwajibkan untuk mengenakan pakaian yang sama, memahami makna di baliknya akan memberikan apresiasi yang lebih dalam terhadap identitas dan nilai-nilai Emirat.

Meskipun banyak orang membayangkan abaya hanya berwarna hitam, penggunaan warna ini sebenarnya dapat berubah sesuai musim. Selama beberapa bulan di musim panas, wanita Emirat sering mengenakan abaya berwarna terang karena tidak menyerap panas, sebuah detail praktis yang terjalin dalam tradisi budaya.

BACA JUGA:Meriah HUT Tanjung Selor dan Bulungan Dirayakan dengan Nuansa Budaya dan Kebersamaan

Wewangian sebagai Tanda Hormat dalam Budaya Emirat

Dalam budaya Emirat, wewangian lebih dari sekadar aksesori pribadi, melainkan menjadi bagian penting bagi keramahan. Tamu biasanya disambut dengan bakhoor (serpihan kayu aromatik yang dibakar) di rumah atau dalam pertemuan bisnis, sebagai bentuk penghormatan. Ritual ini menyampaikan pesan, “Anda dihormati di sini,” dan aroma yang tertinggal di pakaian menjadi pengingat tentang rasa hormat dan kedermawanan tuan rumah.

Tradisi ini menggambarkan nilai inti dalam budaya Emirat: menyambut orang lain dengan tulus dan perhatian. Melalui bakhoor, keramahan tidak hanya terlihat, tetapi juga dirasakan.

Baik Anda menikmati segelas gahwa hangat atau menghadiri pertemuan dengan masyarakat lokal di Majlis, praktik-praktik autentik ini menjadi cara Anda untuk terhubung dengan Dubai dan menjadikannya lebih bermakna. 

 

Kategori :