“Ekstrak etanol 70 persen umumnya aman, tetapi tetap perlu dikaji dosis pemakaian, dilakukan uji toksisitas, stabilitas, dan kepatuhan terhadap GMP (good manufacturing practices),” jelasnya.
BACA JUGA:Ahli: Kurang Terpapar Sinar Matahari Bisa Gandakan Risiko Kematian
Untuk meningkatkan efektivitas senyawa bioaktif, Prof Sedarnawati menerapkan teknologi nanoenkapsulasi yang menjaga kestabilan senyawa xanthon dari kerusakan akibat panas atau oksidasi, sehingga lebih mudah diserap tubuh.
Meski menjanjikan, pengembangan produk dari kulit manggis masih menghadapi tantangan, seperti pasokan bahan baku berkelanjutan, efisiensi teknologi, pembiayaan, dan regulasi.
“Dengan dukungan riset terapan dan kemitraan akademik–industri, potensi kulit manggis dapat dioptimalkan untuk mendukung ketahanan ekonomi dan kesehatan nasional,” pungkasnya.