Benarkah Kulit Manggis Punya Banyak Khasiat? Ini Jawaban Peneliti

Benarkah Kulit Manggis Punya Banyak Khasiat? Ini Jawaban Peneliti

Peneliti IPB University terus menggali potensi bahan alam Indonesia. Salah satunya Prof Sedarnawati Yasni, dosen Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan IPB University yang meneliti buah dan kulit manggis untuk kesehatan.--Pixabay

KALTARA, DISWAY.ID - Peneliti IPB University terus menggali potensi bahan alam Indonesia. Salah satunya Prof Sedarnawati Yasni, dosen Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan IPB University yang meneliti buah dan kulit manggis untuk kesehatan.

Menurut Prof Sedarnawati, buah manggis (Garcinia mangostana L.) memiliki nilai farmakologis tinggi, karena kulit manggis memiliki kandungan bioaktif yang berkhasiat sebagai antioksidan alami dan antidiabetes.

“Daging buah manggis mengandung pektin dan polifenol, sedangkan kulitnya mengandung xanthon, tanin, flavonoid, dan antosianin yang berfungsi sebagai antioksidan alami,” jelasnya.

BACA JUGA:Tahun Baru Konsumsi Makan Bakaran, Berbahaya? Ini Kata Ahli

Kandungan-kandungan tersebut, menjadikan manggis berpotensi dikembangkan sebagai bahan baku produk pangan fungsional dan farmasi.

Berbagai penelitian melaporkan bahwa senyawa bioaktif dalam manggis dapat mencegah penyakit degeneratif seperti jantung koroner, diabetes mellitus, hipertensi, stroke, kanker, dan Alzheimer.

“Dalam penelitian kami, ekstrak etanol 70 persen dari kulit manggis terbukti secara in vitro mampu menghambat aktivitas enzim alfa-amilase yang berperan dalam hidrolisis pati menjadi glukosa,” ucapnya. 

BACA JUGA:Ahli: Kurang Terpapar Sinar Matahari Bisa Gandakan Risiko Kematian

Dengan demikian, Prof Sedarnawati melanjutkan, “Ekstrak kulit manggis berpotensi menurunkan kadar glukosa darah dan bekerja sebagai antidiabetes.”

Sekalipun demikian, beliau menyebutkan hasil penelitian ini perlu dilanjutkan ke tahap in vivo sebelum dikembangkan lebih luas.

“Sebelum diproduksi massal, perlu dilakukan standardisasi proses, uji keamanan pangan, serta uji klinis untuk memastikan efektivitas dan keamanannya,” katanya.

BACA JUGA:Mikroplastik Ancam Ibu Hamil, Ahli Ingatkan Waspadai 3 Jalur Masuk ke Tubuh

Inovasi Minuman Kesehatan

Melihat ketersediaan buah manggis yang melimpah saat panen raya, Prof Sedarnawati telah mengembangkan berbagai produk turunan seperti minuman kesehatan, enkapsulat nanopartikel ekstrak kulit manggis, serta fruit leather berbasis puree daging buah yang dipadukan dengan ekstrak kulitnya. 

“Inovasi ini tidak hanya memperpanjang umur simpan buah, tetapi juga meningkatkan nilai tambah ekonominya,” ujar sosok peneliti yang kini telah meramu hingga 17 macam rempah-rempah Indonesia untuk menghasilkan minuman kesehatan.

Sumber: