Pasar Kasongan Dilalap Api, Aktivitas Perdagangan Lumpuh Sementara
Kebakaran besar terjadi di kawasan Pasar Kasongan, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah--Detik
KALTARA, DISWAY.ID - Kebakaran besar terjadi di kawasan Pasar Kasongan, Kabupaten Katingan yang selama ini telah menjadi pusat aktivitas ekonomi warga. Peristiwa yang terjadi pada malam hari itu membuat kepanikan meluas, ketika kobaran api dengan cepat menjalar dari satu bangunan ke bangunan lain.
Belasan ruko, kios pedagang, rumah warga, hingga fasilitas pendidikan dilaporkan hangus terbakar dan meninggalkan puing-puing dan kerugian besar bagi para pemiliknya. Selain melumpuhkan aktivitas perdagangan, kebakaran ini juga memaksa ratusan warga yang terdampak untuk meninggalkan tempat tinggal mereka sementara waktu.
Peristiwa kebakaran di Pasar Kasongan ini menambah daftar kejadian kebakaran di Kalimantan Tengah sepanjang awal tahun 2026. Meski melihat prakiraan cuaca yang masih memasuki musim hujan, tetapi di beberapa provinsi mulai mencatatkan kejadian kebakaran, baik kebakaran bangunan maupun kebakaran lahan berskala kecil.
BACA JUGA:Pemprov Kaltara Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak Lewat MoU Lintas Lembaga
Kebakaran hebat terjadi di Kawasan Pasar Kasongan, Kelurahan Kasongan Lama, Kecamatan Katingan Hilir, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah. Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu malam dan mengakibatkan belasan bangunan hangus dilalap api.
Bangunan yang terdampak meliputi rumah warga, ruko, kios pedagang, hingga sebuah sekolah yang berada tidak jauh dari pusat pasar. Api dilaporkan mulai terlihat pada malam hari dan dengan cepat membesar. Kondisi bangunan yang saling berdekatan serta sebagian besar terbuat dari material yang mudah terbakar membuat api sulit untuk dikendalikan.
Warga sekitar sempat berupaya memadamkan api secara mandiri sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi. Petugas pemadam kebakaran bersama tim gabungan dari BPBD, TNI, Polri, dan relawan dikerahkan untuk memadamkan api.
Proses pemadaman berlangsung dengan durasi yang cukup lama karena api yang terlanjur membesar dan sudah menjalar ke sejumlah bangunan lain. Setelah beberapa jam, api akhirnya berhasil dipadamkan dan dilakukan proses pendinginan untuk mencegah munculnya titik api baru.
Akibat kebakaran tersebut, sedikitnya belasan bangunan dilaporkan rusak berat dan tidak dapat digunakan kembali. Ratusan warga terdampak, sebagian di antaranya harus mengungsi sementara ke rumah kerabat atau lokasi yang disediakan pemerintah daerah.
BACA JUGA:Pemprov Kalimantan Utara Matangkan Rencana Pembangunan Jalan di Perbatasan Apau Kayan
Selain kerugian material, para pedagang juga harus menghentikan aktivitas usahanya karena lapak dan barang dagangan mereka yang ikut terbakar. Hingga saat ini penyebab pasti dari kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
Tim forensik dijadwalkan akan turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna memastikan sumber api. Aparat setempat juga mengimbau untuk para masyarakat agar tetap waspada, khususnya terhadap potensi korsleting listrik yang kerap menjadi pemicu kebakaran di kawasan padat bangunan.
Sumber: