Jangan Dianggap Flu Biasa, Ini Gejala Awal Campak yang Mirip Flu
Gejala awal campak yang sering dianggap remeh--freepik
KALTARA, DISWAY.ID - Beberapa waktu terakhir, penyakit campak kembali ramai dibicarakan. Banyak orang yang mulai mencari informasi karena kasusnya disebut meningkat di beberapa daerah dan yang membuat penyakit ini jadi cukup mengkhawatirkan bukan hanya karena mudah menular, tetapi juga karena gejala awalnya sering terlihat seperti flu biasa.
Tidak sedikit orang yang menganggap campak hanya ditandai dengan ruam merah di kulit. Padahal sebelum ruam itu muncul, tubuh biasanya sudah memberikan beberapa tanda lebih dulu. Sayangnya, tanda-tanda tersebut sering dianggap sepele karena mirip dengan flu yang sering dialami sehari-hari.
Maka dari itu, memahami gejala awal campak menjadi hal yang cukup penting. Dengan mengenali tanda-tandanya sejak awal, risiko salah mengira penyakit ini sebagai flu biasa bisa dikurangi.
BACA JUGA:Kenapa Kucing Selalu Ikut Bangun Saat Sahur? Ternyata Ada Alasannya
Selain itu, gejala campak tidak langsung muncul secara bersamaan. Demam biasanya datang lebih dulu, kemudian beberapa hari setelahnya baru muncul tanda lain seperti mata merah dan tubuh yang terasa semakin tidak nyaman karena gejalanya muncul secara bertahap, banyak orang yang tidak langsung curiga bahwa itu adalah campak.
Selai itu yang sering tidak disadari adalah mata merah juga termasuk tanda awal campak. Banyak orang mengira itu hanya karena kurang tidur atau iritasi ringan. Padahal dalam beberapa kasus, mata merah menjadi salah satu tanda bahwa virus campak sudah mulai menyerang tubuh.
Beberapa hari setelah demam, biasanya mulai muncul ruam merah di kulit. Ruam ini tidak langsung muncul di seluruh tubuh, tetapi biasanya dimulai dari wajah terlebih dahulu, lalu menyebar ke leher, dada, hingga bagian tubuh lainnya. Di tahap inilah banyak orang baru sadar bahwa penyakit yang dialami bukan sekadar flu biasa.
Meskipun terlihat seperti penyakit yang ringan, campak tetap tidak boleh dianggap sepele. Terutama pada anak-anak, campak bisa menyebabkan tubuh menjadi sangat lemah. Bahkan dalam beberapa kasus, komplikasi bisa terjadi jika kondisi tubuh sedang tidak kuat.
Hal lain yang perlu diperhatikan adalah campak termasuk penyakit yang mudah menular. Virusnya bisa menyebar melalui udara, terutama saat seseorang batuk atau bersin. Karena itulah, mengenali gejala sejak awal menjadi hal yang cukup penting agar penanganan bisa dilakukan lebih cepat.
BACA JUGA:Kenapa Banyak Orang yang Masuk IGD Saat Lebaran? Alasannya Ternyata Relate Banget!
Kalau demam sudah berlangsung beberapa hari dan disertai mata merah atau batuk yang tidak kunjung membaik, sebaiknya mulai lebih waspada. Tidak perlu langsung panik, tetapi penting untuk memperhatikan perubahan yang terjadi pada tubuh.
Kesadaran tentang gejala awal campak bisa membantu banyak orang untuk tidak salah mengira penyakit ini sebagai flu biasa. Semakin cepat dikenali, semakin besar juga kemungkinan untuk mencegah kondisi yang lebih serius.
Pada akhirnya, campak memang bukan penyakit baru, tetapi masih banyak orang yang belum benar-benar memahami tanda awalnya. Karena itu, mengetahui gejala yang sering dianggap flu bisa menjadi langkah kecil yang cukup penting untuk menjaga kesehatan.
Sumber: