Pergantian Pimpinan BGN Resmi Dilakukan, Dadan Hindayana Diganti Nanik Deyang

Rabu 03-06-2026,08:54 WIB
Reporter : Nindya Previaputri
Editor : Nindya Previaputri

KALTARA, DISWAY.ID - Pergantian pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) menjadi sorotan publik setelah Presiden Prabowo Subianto resmi memberhentikan Dadan Hindayana dari jabatan Kepala BGN dan menunjuk Nanik Sudaryati Deyang sebagai penggantinya.

Diketahui keputusan terkait pergantian Kepala BGN sebelumnya, yaitu Dadan Hindayana diambil setelah pemerintah melakukan evaluasi terhadap kinerja dan tata kelola lembaga yang bertanggung jawab menjalankan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga akhirnya Kepala BGN digantikan oleh Nanik Sudaryati.

Di tengah berbagai tantangan pelaksanaan program nasional tersebut, perubahan kepemimpinan di Badan Gizi Nasional, posisi Kepala BGN, serta peran strategis Program Makan Bergizi Gratis dinilai menjadi langkah penting untuk memperkuat efektivitas pelayanan kepada masyarakat. Pemerintah pun menegaskan bahwa pergantian Dadan Hindayana, penunjukan Nanik Sudaryati Deyang, dan keberlanjutan Program MBG merupakan bagian dari upaya untuk memastikan target peningkatan kualitas gizi masyarakat tetap berjalan sesuai rencana.

BACA JUGA:IPCC Catat Lonjakan Kargo Kendaraan 16,01 Persen, Arus Ekspor Kian Bergairah

Presiden Prabowo Subianto melakukan perombakan jajaran pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) dengan memberhentikan Dadan Hindayana dari jabatan Kepala BGN. Keputusan tersebut diumumkan setelah pemerintah melakukan evaluasi terhadap kinerja dan tata kelola lembaga yang menjadi pelaksana Program Makan Bergizi Gratis (MBG), salah satu program prioritas pemerintah.

Selain mencopot Dadan Hindayana, Presiden juga mengganti dua wakil kepala BGN yang sebelumnya mendampingi pelaksanaan program nasional tersebut. Langkah ini disebut sebagai bagian dari upaya penyegaran organisasi sekaligus memperkuat efektivitas pelaksanaan program gizi yang saat ini menjangkau jutaan penerima manfaat di berbagai daerah.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa keputusan pergantian pimpinan BGN diambil berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi yang dilakukan pemerintah selama kurang lebih satu setengah tahun terakhir. Pemerintah menilai perlu dilakukan penyesuaian kepemimpinan guna memastikan seluruh program yang dijalankan BGN dapat berjalan lebih optimal dan tepat sasaran.

Sebagai pengganti Dadan Hindayana, Presiden Prabowo menunjuk Nanik Sudaryati Deyang sebagai Kepala BGN yang baru. Sebelum dipercaya memimpin lembaga tersebut, Nanik menjabat sebagai Wakil Kepala BGN dan terlibat aktif dalam koordinasi serta pengawasan Program Makan Bergizi Gratis. Penunjukan tersebut sekaligus menandai kepercayaan pemerintah terhadap pengalaman Nanik dalam mendukung berbagai program strategis di bidang pemenuhan gizi masyarakat.

Dalam susunan kepemimpinan yang baru, Nanik akan didampingi oleh Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono sebagai Wakil Kepala BGN. Pemerintah berharap jajaran baru tersebut dapat segera melakukan konsolidasi internal, memperkuat koordinasi lintas kementerian dan lembaga, serta meningkatkan sinergi dengan pemerintah daerah agar program-program BGN tetap berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.

BACA JUGA:Menyusuri Keindahan Goa Berlapis, Destinasi Alam Tersembunyi yang Berpotensi Menjadi Magnet Wisata Kaltara

Nama Nanik Sudaryati Deyang sendiri bukan sosok baru di lingkungan pemerintahan. Perempuan kelahiran Madiun itu memiliki latar belakang sebagai jurnalis dan pernah menempati sejumlah posisi strategis di bidang media maupun pemerintahan. Dalam beberapa tahun terakhir, ia aktif mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis dan dipercaya memegang sejumlah tugas koordinatif yang berkaitan dengan pelaksanaan program tersebut.

Pergantian pimpinan BGN ini menjadi perhatian publik karena terjadi di tengah berbagai sorotan terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis. Belakangan, program tersebut menghadapi sejumlah tantangan mulai dari persoalan tata kelola, distribusi, hingga dugaan penyimpangan yang menjadi perhatian pemerintah. Meski demikian, Istana menegaskan bahwa perubahan kepemimpinan tidak akan mengganggu keberlangsungan program MBG yang selama ini menjadi salah satu prioritas nasional.

Pemerintah memastikan seluruh layanan dan program yang berada di bawah koordinasi BGN akan tetap berjalan seperti biasa. Fokus utama saat ini adalah memastikan proses transisi kepemimpinan berlangsung lancar sehingga target peningkatan kualitas gizi masyarakat dapat terus tercapai. Dengan hadirnya kepemimpinan baru di tubuh BGN, pemerintah berharap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis semakin efektif, transparan, dan mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Indonesia.

Kategori :