Dalam rom-com, chemistry adalah segalanya. Dan Spring Fever menyajikannya tidak setengah-setengah.
“Perbedaan fisik karakter kami sangat mencolok,” goda Ahn Bo-hyun. “Belum lagi interaksi seru antara pria Busan dan perempuan Seoul.” Lee Joo-been pun tidak bisa menyembunyikan kekagumannya pada lawan mainnya: “Seri ini benar-benar menampilkan fisik Ahn Bo-hyun. Stamina dan kekuatannya sungguh memikat.” Namun, analisis karakternya yang paling membuat kami penasaran: “Emosi Bom adalah yang paling labil di antara semua karakter. Dia memiliki banyak lapisan. Mengikuti perkembangan emosinya, penonton akan ikut jatuh hati pada Jae-gyu dan dirinya.”
Jika hal itu bukan gambaran romansa yang mampu membuat hati berdebar, sulit untuk menemukan definisi lain yang lebih tepat.
BACA JUGA:Sinopsis Tempest, Drama Korea yang Mulai Tayang 10 September 2025
4. Dua Kisah Cinta dalam Satu Cerita
Sutradara Park Won-kook menghadirkan kisah romansa kedua yang akan membangkitkan kembali kenangan cinta pertama.
“Tidak hanya menampilkan kisah cinta yang dewasa dan intens antara Yoon Bom dan Sun Jae-gyu, seri ini juga menghadirkan kisah cinta pertama yang manis dan penuh kecanggungan antara keponakan Jae-gyu, Sun Han-gyul (Cho Jun-young) dan Choi Se-jin (Lee Jae-in),” ungkap Park Won-kook. “Mereka adalah rival akademik yang saling bersaing memperebutkan peringkat pertama, dan chemistry serta hubungan mereka mencerminkan pengalaman yang dekat dengan kehidupan banyak orang.”
Deskripsi karakternya saja sudah cukup membuat penasaran: “Sun Jae-gyu itu seperti harimau, kami bahkan menambahkan efek suara harimau. Sedangkan Yoon Bom seperti kelinci yang sesekali berubah menjadi singa, jadi karakternya saling berlawanan.”
Dua pasangan berarti dua kali lipat momen yang bikin jantung berdebar.
BACA JUGA:Sinopsis Tempest, Drama Korea yang Mulai Tayang 10 September 2025
5. Pelarian “Musim Dingin” Tropis yang Sempurna
Di tengah suhu udara yang semakin dingin di Korea, Spring Fever menghadirkan kehangatan yang kita rindukan sambil menanti datangnya musim semi.
Lee Joo-been mengatakan, “Belakangan ini cuaca terasa sangat dingin, jadi saya ingin merekomendasikan penonton untuk tetap di rumah dan merasakan suasana musim semi sambil menonton seri ini. Ada juga banyak momen lucu yang bikin nagih, seru, dan membuat jantung berdebar.” Ahn Bo-hyun menegaskan bahwa ini bukan rom-com yang klise: “Kalian mungkin sudah sering menonton komedi romantis, tapi drama kami tidak bermain-main. Seri ini hangat sekaligus menyegarkan.” Sementara itu, Sutradara Park Won-kook menutup dengan penegasan: “Spring Fever itu autentik—dialeknya natural, pesona dari Ahn Bo-hyun dan Lee Joo-been terasa sangat nyata, dan menjadi sebuah rom-com sejati dari awal hingga akhir.”
Manis, hangat, dan nyaris mustahil untuk tidak disukai, Spring Fever bukan sekadar rom-com biasa—melainkan kisah cinta yang menyembuhkan dipenuhi tawa yang kita butuhkan saat ini. Tayang eksklusif di Prime Video, setiap Senin dan Selasa mulai 5 Januari.