Pengawasan Pembangunan Daerah Diperkuat lewat Dashboard Eksekutif di Kaltara
Sekprov Kaltara menekankan pentingnya pemanfaatan Dashboard Eksekutif sebagai alat pemantauan pembangunan daerah secara terpadu dan real time--Diskominfo Kaltara
KALTARA, DISWAY.ID - Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Utara menekankan pentingnya pemanfaatan Dashboard Eksekutif sebagai alat pemantauan pembangunan daerah secara terpadu dan real time. Melalui sistem ini, pimpinan daerah dapat memantau berbagai indikator strategis, mulai dari capaian program pembangunan, realisasi anggaran, hingga kualitas pelayanan publik dalam satu tampilan data yang terintegrasi.
Pemanfaatan dashboard tersebut dinilai mampu mempercepat proses pengambilan keputusan karena informasi yang disajikan bersumber dari data lintas organisasi perangkat daerah (OPD) yang dikumpulkan dan dikelola secara sistematis.
Maka dengan sistem pengawasan yang berbasis pada data tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pengendalian program pembangunan sekaligus untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
BACA JUGA:Tidak Hanya Jaga Lingkungan, Kalimantan Utara Ubah Potensi Karbon Jadi Sumber PAD
Sekprov Kalimantan Utara, Denny Harianto menegaskan urgensi pemanfaatan Dashboard Eksekutif sebagai seuah instrumen yang strategis dalam pengawasan program pembangunan dan pelayanan publik secara real time.
Menurut Denny, penggunaan dashboard ini bukan hanya sebatas menampilkan angka statistik biasa, tetapi menjadi alat kendali pimpinan untuk melihat capaian pembangunan, realisasi anggaran, dan kualitas pelayanan masyarakat secara langsung dan akurat. Hal ini sejalan dengan amanat dari Gubernur Kalimantan Utara agar birokrasi di daerah dapat bergerak lebih lincah dan responsif terhadap perubahan serta kebutuhan para masyarakat.
Dashboard eksekutif yang tengah dikembangkan ini dirancang untuk menyajikan data makro dan data mikro secara terpadu. Data makro mencakup indikator besar seperti pertumbuhan ekonomi daerah, inflasi, neraca perdagangan, realisasi anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD), serta nilai investasi. Sementara itu data mikro difouskan pada aspek kesejahteraan sosial, pendidikan, kesehatan, dan sumber daya manusia, dan juga efektivitas layanan publik di berbagai sektor.
Transformasi data menjadi informasi yang mudah untuk diakses ini dinilai menjadi poin penting oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara karena dapat meningkatkan akurasi perencanaan kebijakan dan mendorong pengambilan keputusan yang berbasis pada bukti.
Jadi, dengan demikian pimpinan daerah dapat segera mengetahui perkembangan pembangunan secara langsung tanpa harus melalui proses pelaporan yang lambat atau terpisah di antara sektor.
BACA JUGA:Serangan Beruntun dan Balasan Militer, Konflik Iran, Israel, dan Amerika Serikat Masuki Babak Baru
Pemerintah Provinsi juga menyatakan dukungan kuat terhadap pengembangan dashboard ini, mengaitkannya dengan upaya percepatan transformasi digital di lingkungan pemerintahan. Dukungan tersebut mencakup kolaborasi dengan program SKALA yang selama beberapa tahun terakhir telah berkontribusi dalam penguatan tata kelola data dan digitalisasi layanan publik di Kaltara.
Sumber: