Kenapa Banyak Orang yang Masuk IGD Saat Lebaran? Alasannya Ternyata Relate Banget!
Alasan kenapa banyak orang masuk IGD saat Lebaran--freepik
KALTARA, DISWAY.ID - Setiap tahun saat suasana Lebaran datang yang kita bayangkan adalah rumah yang ramai, makanan banyak, dan momen kumpul keluarga yang hangat. Namun di saat yang sama, ada satu tempat yang juga ramai didatangi, yaitu IGD.
Ditambah fakta bahwa sebenarnya beberapa orang yang datang ke IGD sudah menahan sakit sedari lama dan ditahan hingga akhirnya di hari Lebaran baru dilarikan ke IGD, tetapi ada juga karena kondisi sebelumnya yang tidak baik dan diperparah oleh makanan yang langsung dikonsumsi dengan tidak sehat secara sekaligus.
Maka di momen seperti ini, tubuh sering kali memberikan sinyal yang tidak biasa bagi tubuh ditambah dengan kebiasaan di saat Lebaran yang segera memakan apa saja karena sebelumnya sudah berpuasa selama satu bulan penuh membuat tubuh langsung memberikan reaksi yang pada akhirnya harus dilarikan ke IGD.
BACA JUGA:Kenapa Kucing Selalu Ikut Bangun Saat Sahur? Ternyata Ada Alasannya
Salah satu alasannya kenapa IGD sering lebih ramai saat Lebaran sebenarnya bukan cuma soal penyakit, tetapi karena lebih banyak kebiasaan kita sendiri yang sering menunda sesuatu sampai benar-benar merasakan sakit.
Selama bulan puasa, banyak orang yang memilih untuk tahan dulu. Tahan sakit kepala, tahan perut yang mulai bermasalah, bahkan tahan kelelahan. Alasannya sederhana, karena tidak mau merusak momen puasa atau merasa nanti saja diperiksa setelah Lebaran. Tapi masalahnya, tubuh tidak bisa selalu menunggu.
Ketika Lebaran akhirnya datang, semua pola berubah dalam satu hari. Pola makan yang sebelumnya sudah mulai teratur tiba-tiba harus berubah total. Makanan bersantan, minuman manis, dan jadwal makan yang tidak lagi sama membuat tubuh seperti dipaksa untuk beradaptasi terlalu cepat.
Selain itu yang harus diperhatikan adalah kelelahan. Hal yang satu ini kerap kali diremehkan padahal kelelahan sering terjadi ketika sudah memasuki Hari Raya Idulfitri, seperti kelelahan membersihkan rumah, menyiapkan makanan, berpergian jauh saat sedang mudik. Tubuh yang sudah lelah, justru dipaksa untuk tetap aktif karena tidak ingin kehilangan momen kebersamaan. Akhirnya tubuh benar-benar tidak kuat lagi dan satu-satunya tempat yang dituju adalah IGD.
Banyak kasus juga berupa pusing berat, maag kambuh, tekanan darah naik, atau tubuh yang terasa lemas. Namun karena terjadinya saat semua klinik sudah tutup hingga akhirnya pilihan yang tersisa adalah rumah sakit. Itulah kenapa IGD sering ramai pada saat Lebaran dibanding hari biasa.
BACA JUGA:Scroll, Kerja, Rebahan: Kebiasaan Duduk yang Diam-Diam Berbahaya
Jadi kalau setiap tahunnya kita mendengar bahwa IGD selalu ramai saat Lebaran, sebenarnya bukan sebuah hal yang aneh karena itu kebiasaan manusia yang sering menunda untuk cek kesehatannya sampai tubuh benar-benar tidak bisa diajak kompromi lagi.
Lebaran memang momen yang hangat dan penuh kebahagiaan, tetapi di balik suasana yang ramai itu tubuh tetap membutuhkan istirahat dan perhatian karena terkadang yang membuat masuk IGD bukan karena sakit tiba-tiba, tapi karena terlalu lama memaksa diri untuk tetap kuat.
Sumber: