Jelang Lebaran, Pemprov dan Polda Kalimantan Utara Matangkan Strategi Pengamanan
Menjelang perayaan Idulfitri, Pemprov dan Polda Kaltara memperkuat koordinasi lintas sektor guna memastikan keamanan dan ketertiban selama momentum Lebaran--Diskominfo Kaltara
KALTARA, DISWAY.ID - Menjelang perayaan Idulfitri, Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara bersama dengan Polda Kaltara memperkuat koordinasi lintas sektor guna memastikan keamanan dan ketertiban selama momentum Lebaran di Kalimantan Utara.
Penguatan sinergi antara Pemprov dengan Polda Kalimantan Utara ini dilakukan melalui rapat koordinasi yang melibatkan berbagai instansi terkait untuk menyusun strategi pengamanan, mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat, serta memastikan seluruh rangkaian kegiatan mudik dan perayaan Lebaran 2026 dapat berlangsung dengan aman, lancar, dan kondusif bagi masyarakat.
Selain itu pemerintah provinsi juga mengajak untuk seluruh masyarakat Kalimantan Utara untuk turut menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan agar suasana perayaan Lebaran di Kalimantan Utara tetap berjalan dengan kondusif.
BACA JUGA:Pemprov Kalimantan Utara dan BPKP Perkuat Koordinasi Bahas Tantangan Pengelolaan Keuangan Daerah
Menjelang momentum Idulfitri 1447 Hijriah berbagai persiapan mulai dimatangkan untuk memastikan keamanan dan ketertiban di wilayah Kalimantan Utara. Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara bersama dengan Kepolisian Daerah Kalimantan Utara memperkuat koordinasi dan sinergi lintas sektor guna mengantisipasi meningkatnya aktivitas masyarakat selama Ramadan hingga lebaran.
Termasuk pada arus mudik, kegiatan ibadah, serta mobilitas di pusat-pusat keramaian. Penguatan koordinasi tersebut dilakukan melalui rapat koordinasi lintas sektor yang melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah, TNI, kepolisian, hingga instansi terkait lainnya.
Pertemuan tersebut membahas berbagai strategi pengamanan yang akan diterapkan selama periode mudik dan perayaan Lebaran. Dalam rapat tersebut, pemerintah daerah menegaskan bahwa pengamanan Idulfitri tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat keamanan, tetapi juga membutuhkan dukungan serta koordinasi dari seluruh pihak.
Sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan instansi terkait dinilai penting untuk menjaga stabilitas keamanan sekaligus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama momentum hari raya. Selain itu, peningkatan mobilitas masyarakat menjelang Lebaran menjadi perhatian utama dalam perencanaan pengamanan.
Aktivitas mudik, meningkatnya kunjungan ke pusat perbelanjaan serta berbagai kegiatan masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri memerlukan pengawasan dan pengaturan yang matang agar situasi tetap kondusif. Aparat kepolisian bersama pemerintah daerah juga melakukan pemetaan sejumlah titik yang berpotensi mengalami lonjakan aktivitas masyarakat.
BACA JUGA:Satu Tahun Danantara Indonesia: Memperkuat Fondasi untuk Masa Depan Generasi Indonesia
Beberapa di antaranya meliputi dengan jalur transportasi utama, terminal, pelabuhan, tempat ibadah, serta pusat keramaian yang biasanya dipadati masyarakat menjelang hari raya. Dalam upaya tersebut, pihak kepolisian akan mengerahkan personel gabungan yang berasal dari Polri, TNI, serta instansi terkait lainnya.
Penempatan personel akan difokuskan pada titik-titik strategis guna memastikan keamanan dan kelancaran arus lalu lintas, termasuk selama periode mudik dan arus balik Lebaran. Selain pengamanan lalu lintas, aparat juga akan memperkuat pengawasan di sejumlah objek vital serta kawasan publik yang menjadi pusat aktivitas masyarakat.
Sumber: