Kontroversi Dugaan Penggelapan Pajak Cha Eun Woo, Ini Fakta yang Perlu Diketahui!
Cha Eun Woo dilaporkan tengah menghadapi kontroversi dugaan penggelapan pajak--Instagram
KALTARA, DISWAY.ID - Nama Cha Eun Woo selama ini identik dengan citra sempurna sebagai aktor, idol K-Pop, dan juga bintang iklan ternama Korea Selatan. Namun pada awal tahun 2026, publik dikejutkan oleh kabar yang menempatkan sosok "Face Genius" itu dalam sorotan yang berbeda.
Cha Eun Woo dilaporkan tengah menghadapi kontroversi dugaan penggelapan pajak atau penghindaran pajak dengan jumlah nominal yang tidak sedikit, diketahui mencapai lebih dari 20 miliar dalam mata uang Won. Maka dari itu, citra publik dari Cha Eun Woo sangat berdampak dan berhasil memantik perhatian besar dari industri hiburan, terutama Korea Selatan.
Isu mengenai penggelapan pajak yang dihadapkan oleh Cha Eun Woo mencuat setelah otoritas pajak Korea Selatan melakukan audit dan menilai adanya struktur keuangan yang dianggap bermasalah hingga memicu perdebatan luas tentang batas antara perencanaan pajak yang sah dan pelanggaran hukum.
BACA JUGA:Siap War Tiket, Hearts2Hearts Resmi Umumkan Harga Fanmeeting di Jakarta
Aktor dan Idol Korea Selatan, Cha Eun Woo yang juga merupakan anggota grup K-Pop ASTRO yang dikenal luas melalui drama dan lagu-lagunya, kini tengah menjadi pusat perhatian bukan karena sebuah karyanya, tetapi karena isu besar mengenai dugaan penggelapan pajak senilai lebih dari 20 miliar Won atau kurang lebih sekitar 230 miliar rupiah, isu ini telah mengundang sorotan luas media internasional, terutama Korea Selatan di bulan Januari 2026 ini.
Menurut South Korea National Tax Service, Cha Eun Woo diduga menggunakan struktur perusahaan yang didirikan oleh ibunya untuk menyalurkan sebagian penghasilannya dari pekerjaannya di dunia entertainment.
Perusahaan tersebut diduga hanyalah "paper company" atau perusahaan fiktif yang dimaksudkan untuk mengalihkan pendapatan agar bisa dikenai pajak badan (corporate tax) yang nominalnya lebih rendah daripada pajak penghasilan pribadi.
Maka jika disimpulkan, otoritas pajak menilai bahwa skema yang dilakukan oleh Cha Eun Woo agar dapat mengurangi kewajibannya dalam membayar pajak penghasilan, sehingga lebih dari 20 miliar Won pajak penghasilan belum dibayarkan.
Pertama kalinya kasus ini mencuat saat sedang melakukan audit pajak sebelum Cha Eun Woo menjalankan tugas wajib militernya pada bulan Juli 2025. Setelah dilakukan audit, South Korea National Tax Service kemudian mengeluarkan pemberitahuan tambahan pajak kepada Cha Eun Woo yang mencakup jumlah pajak dan denda yang dianggap belum dibayarkan.
BACA JUGA:Penantian Panjang ARMY Berakhir, BTS Umumkan Tur Dunia Termasuk Indonesia
Lalu pada Agustus 2025, bukan hanya Cha Eun Woo yang menjadi subjek penilaian tambahan, tetapi agensi manajemennya Fantagio juga menerima tagihan tambahan lebih dari 8,2 miliar won sebagai akibat dari transaksi dengan perusahaan milik keluarga dari sang artis.
Dilansir dari Koreaboo, Fantagio dan tim Cha Eun Woo secara resmi membantah bahwa struktur perusahaan itu merupakan alat untuk menipu atau menghindari pajak. Mereka menegaskan bahwa kasus ini belum diputuskan secara final oleh otoritas pajak atau pengadilan dan bahwa mereka tengah menjalani proses hukum yang sah termasuk pre-assessment review untuk menentang hasil audit tersebut.
Selain itu dikatakan juga bahwa inti dari permasalahan ini adalah penafsiran hukum pajak dan apakah perusahaan dari ibu Cha Eun Woo memenuhi syarat sebagai entisitas yang valid diperlakukan berbeda dalam perhitungan pajak. Cha Eun Woo sendiri berjanji akan memenuhi kewajiban pajak dan kewajiban hukum lain sebagai warga negara sambil mengikuti proses hukum yang berlaku.
Walaupun hingga saat ini belum ada hukuman pidana atau pengutusan pengadilan, tetapi dampaknya sudah terasa nyata untuk Cha Eun Woo. Beberapa perusahaan besar diketahui telah menarik atau menyembunyikan konten iklan yang menampilkan dirinya. Hal ini menunjukkan betapa sensitifnya industri entertainment Korea Selatan terhadap citra dari artis.
Sumber: