Pemprov Kaltara Lobi AirAsia Buka Rute Internasional dari Tarakan ke Malaysia
Pemprov Kaltara terus melakukan lobi intensif kepada maskapai AirAsia agar dapat membuka rute penerbangan internasional dari Tarakan ke Malaysia--unsplash
KALTARA, DISWAY.ID - Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara terus mengupayakan peningkatan konektivitas udara dengan melakukan lobi intensif kepada maskapai AirAsia agar dapat membuka rute penerbangan internasional dari Bandara Juwata Tarakan menuju Malaysia.
Khususnya ke Tawau dan Kota Kinabalu, sebagai langkah strategis untuk memperkuat akses perbatasan, mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, serta membuka peluang baru bagi sektor pariwisata, perdagangan, dan mobilitas masyarakat.
Hal melobi yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara dilaukan karena selama ini akses menuju ke Kalimantan Utara masih terbatas karena belum tersedianya penerbangan langsung ke luar negeri dari wilayah Indonesia yang paling utara.
BACA JUGA:Tidak Perlu Dipenjara, Laras Faizati Jalani Vonis Percobaan 6 Bulan
Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara kembali mendorong pembukaan rute penerbangan internasional dari Bandara Juwata Tarakan dengan menggandeng maskapai berbiaya hemat AirAsia. Diketaui Gubernur Kalimantan Utara, Dr. H. Zainal Arifin Paliwang melakukan audiensi strategis dengan manajemen PT Indonesia AirAsia di AirAsia Redhouse, Tangerang, Banten pada Rabu 14 Januari 2026.
Dalam pertemuan tersebut, gubernur dan rombongan memaparkan potensi besar konektivitas udara antara Tarakan dan kota-kota di Malaysia, khususnya Tawau dan Kota Kinabalu. Tahap awal pembukaan rute internasional ini diharapkan bisa terealisasi dalam waktu dekat, bahkan sudah ditargetkan dapat mulai beroperasi pada Februari 2026.
Menurut Gubernur Zainal, rencana pembukaan rute internasional tersebut bukan hanya membuka akses perjalanan bagi masyarakat Kalimantan Utara, tetapi juga menjadi penghubung penting bagi sektor pariwisata dan perdagangan antara negara.
Zainal Arifin juga menjelaskan bahwa infrastruktur penunjuang, termasuk ruang tunggu internasional di Bandara Juwata, telah disiapkan sejak akhir tahun 2025 sehingga layanan internasional bisa dengan segera diluncurkan.
Dilansir dari Prokal.co disebutkan bahwa Gubernur Zainal juga menuturkan, "Mudah-mudahan apa yang kita minta dapat direalisasikan oleh PT Indonesia AirAsia. Tahap awal kita utamakan rute Tawau dan Kota Kinabalu, Malaysia," ujarnya kepada awak media usai pertemuannya pada Rabu 14 Januari 2026.
BACA JUGA:Perahu Terbalik saat Panen Rumput Laut di Nunukan, Dua Nelayan Masih Dalam Pencarian
Diketahui, respons dari pihak AirAsia disebut cukup positif, meski detail teknis seperti jadwal pasti dan frekuensi penerbangan internasional masih dalam pembahasan lanjutan. Rencana ini menjadi bagian dari upaya untuk memperkuat status internasional Bandara Juwata yang sebelumnya sempat dicabut, tetapi kini telah dipulihkan.
Upaya ini sejalan dengan dorongan pemerintah daerah di pertemuan lain untuk memperkuat konektivitas udara antara Indonesia dan wilayah tetangga, termsuk usulan reaktivitas rute penerbangan Tarakan-Tawau serta peningkatan transportasi lintas negara sebagai bagian dari kerja sama ekonomi dan pariwisata.
Bandara Juwata Tarakan yang terletak di provinsi yang berbatasan langsung dengan Malaysia Timur menjadi titik startegis untuk memperluas akses internasional. Jika rencana pembukaan rute internasional dapat terlaksana sesuai dengan target, maka masyarakat lokal serta pelaku pariwisata dan perdagangan di Kalimantan Utara dapat menikmati perjalanan luar negeri tanpa harus transit jauh ke kota lain.
Sumber: