Dari Perhatian Berlebihan hingga Pengabaian, Memahami Pola Love Bombing
Mengenal love bombing--Pinterest
Pada love bombing, devaluasi, dan discard dapat berdampak signifikan pada kesehatan mental korban. Beberapa dampak yang umum dirasakan antara lain kelelahan emosional, kecemasan, rasa bersalah berlebihan, hingga kehilangan kepercayaan terhadap diri sendiri dan orang lain.
Maka karena prosesnya berlangsung secara bertahap, banyak korban tidak langsung menyadari bahwa mereka berada dalam relasi yang tidak sehat. Kesadaran sering muncul ketika hubungan sudah berakhir dan korban mulai merefleksikan kembali pola yang terjadi.
Catatan Penting tentang NPD
Penting untuk dipahami bahwa tidak semua hubungan manipulatif secara otomatis berarti salah satu pihak memiliki Narcissistic Personality Disorder. NPD adalah kondisi psikologis yang hanya dapat didiagnosis oleh profesional kesehatan mental.
Penggunaan istilah NPD secara sembarangan justru berisiko menimbulkan stigam dan menyederhanakan isu kesehatan mental yang kompleks. Oleh karena itu, fokus pembahasan sebaiknya diarahkan pada pola perilaku dan dampaknya, bukan pada pelabelan individu.
BACA JUGA:Tidak Semua Orang Tahu, Es Gabus ternyata Tak Terbuat Dari Spons, Begini cara Buatnya!
Membangun Kesadaran dan Batas Diri
Mengenali pola relasi yang tidak sehat merupakan langkah awal untuk melindungi diri. Menetapkan batas yang jelas, mempercayai intuisi, dan mencari dukungan dari lingkungan sekitar dapat membantu seseorang keluar dinamika yang merugikan secara emosional.
Hubungan yang sehat seharusnya memberikan rasa aman, bukan kebingungan atau ketakutan kehilangan dengan memahami pola love bombing, devaluasi, dan discard diharapkan individu dapat lebih waspada dan berani memilih relasi yang menghargai keseimbangan serta kesehatan emosional kedua belah pihak.
Sumber: