Dada Terasa Panas Bisa Jadi Tanda Serangan Jantung? Kenali Gejala yang Perlu Diwaspadai
Gejala serangan jantung yang seringkali dihiraukan--Unsplash
KALTARA, DISWAY.ID - Keluhan dada terasa panas kerap dikaitkan dengan asam lambung, tetapi pada kondisi tertentu sensasi tersebut juga dapat muncul sebagai salah satu gejala serangan jantung yang perlu diperhatikan karena berkaitan dengan serangan jantung dan tidak selalu terasa sebagai nyeri dada yang menusuk.
Pada sebagian kasus, serangan jantung dapat menimbulkan dada terasa panas atau terbakar bersama rasa tertekan, penuh, seperti diremas, maupun nyeri, sementara gejala serangan jantung lainnya dapat berupa sesak napas, keringat dingin, mual hingga rasa tidak nyaman yang menjalar ke bagian tubuh lain.
Meski begitu, dada terasa panas tidak selalu menunjukkan gejala serangan jantung karena sensasi serupa dapat terjadi akibat heartburn, sehingga memahami berbagai keluhan yang menyertai menjadi penting agar tanda-tanda serangan jantung tidak begitu saja dianggap sebagai gangguan pencernaan.
BACA JUGA:Saat Abu Vulkanik Menyebar, Ini Langkah yang Perlu Dilakukan untuk Melindungi Kesehatan
Dada Terasa Panas, Apakah Bisa Menjadi Tanda Serangan Jantung?
Jawabannya, bisa. American Heart Association menyebutkan bahwa keluhan dada pada sindrom koroner akut dapat berupa tekanan, rasa sesak, nyeri, rasa terbakar atau sensasi sakit. NHS juga mencantumkan rasa seperti gangguan pencernaan, termasuk sensasi terbakar di dada, sebagai salah satu gejala yang dapat terjadi ketika seseorang mengalami serangan jantung.
Namun, rasa panas atau terbakar di dada tidak secara otomatis berarti seseorang sedang mengalami serangan jantung. Sensasi serupa juga merupakan gejala yang umum pada heartburn, yaitu rasa terbakar di dada yang terjadi ketika asam lambung naik ke kerongkongan.
Heartburn biasanya menyebabkan rasa terbakar di dada, tepat di belakang tulang dada. Keluhan ini dapat muncul setelah makan dan menjadi lebih terasa pada malam hari atau ketika seseorang berbaring maupun membungkuk. Rasa asam atau pahit di mulut juga dapat menyertai kondisi tersebut.
Seperti Apa Sensasi Saat Serangan Jantung?
Pada serangan jantung, rasa tidak nyaman di dada dapat digambarkan sebagai tekanan, rasa sesak atau tertekan, diremas, nyeri, maupun rasa seperti terbakar. Keluhan tersebut tidak selalu terasa dengan intensitas yang sama pada setiap orang. Sebagian orang dapat mengalami gejala yang ringan, sementara lainnya mengalami keluhan yang lebih berat.
Rasa tidak nyaman juga dapat menyebar ke bagian tubuh lain. Keluhan dapat menjalar ke bahu, lengan, punggung, leher, rahang, gigi, atau bagian atas perut. Dengan demikian, gejala serangan jantung tidak selalu hanya dirasakan tepat di bagian tengah dada.
American Heart Association juga menjelaskan bahwa gejala dapat muncul dan menghilang. Pada sebagian orang, serangan jantung terjadi secara tiba-tiba, sedangkan sebagian lainnya mengalami tanda atau keluhan yang berkembang secara perlahan.
Gejala Lain yang Bisa Menyertai
Selain rasa tidak nyaman pada dada, serangan jantung dapat disertai sejumlah gejala lain. Beberapa di antaranya adalah sesak napas, keringat dingin, mual, pusing atau merasa melayang, kelelahan, serta rasa tidak nyaman yang menyebar ke bagian tubuh lain.
Pada sebagian orang, terutama perempuan, orang lanjut usia, dan orang dengan diabetes, gejala dapat terasa kurang khas. Disebutkan bahwa keluhannya dapat berupa mual atau nyeri singkat pada leher maupun punggung, sehingga tidak selalu tampak seperti gambaran serangan jantung yang selama ini banyak dikenal.
Karena itu, tidak tepat menganggap serangan jantung hanya ditandai dengan nyeri dada hebat. Variasi gejala membuat keluhan seperti sesak napas, mual, keringat dingin, pusing, atau rasa tidak nyaman di bagian tubuh tertentu juga perlu diperhatikan ketika muncul bersamaan dengan keluhan pada dada.
BACA JUGA:Cuaca Panas Bikin Gerah? Ini Tips Memilih Sprei dan Pakaian yang Nyaman
Dada Panas Juga Bisa Disebabkan Heartburn
Sumber: