Sistem Pengadaan di Kaltara Makin Modern, Pembayaran Kini Lebih Cepat Lewat Integrasi Digital
Transformasi digital di Kalimantan Utara terus diperkuat melalui penerapan E-Katalog V6 yang kini terintegrasi dengan sistem SP2D Online--Diskominfo Kaltara
KALTARA, DISWAY.ID - Upaya transformasi digital di Kalimantan Utara terus diperkuat melalui penerapan E-Katalog V6 yang kini terintegrasi dengan sistem SP2D Online guna meningkatkan efisiensi pengelolaan pengadaan barang dan jasa.
Dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang lebih modern, Kalimantan Utara memanfaatkan E-Katalog V6 bersama SP2D Online untuk mempercepat proses administrasi sekaligus meningkatkan akuntabilitas penggunaan anggaran daerah.
Langkah yang ditempuh Kalimantan Utara tersebut menandai komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan layanan yang lebih efektif, di mana E-Katalog V6 dan SP2D Online menjadi bagian penting dari ekosistem digital yang saling terhubung.
Upaya transformasi digital di Kaltara terus diperkuat melalui penerapan E-Katalog V6 yang kini terintegrasi dengan sistem SP2D Online guna meningkatkan efisiensi pengelolaan pengadaan barang dan jasa. Dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang lebih modern, Kaltara memanfaatkan E-Katalog V6 bersama SP2D Online untuk mempercepat proses administrasi sekaligus meningkatkan akuntabilitas penggunaan anggaran daerah. Langkah yang ditempuh Kaltara tersebut menandai komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan layanan yang lebih efektif, di mana E-Katalog V6 dan SP2D Online menjadi bagian penting dari ekosistem digital yang saling terhubung.
Integrasi E-Katalog V6 dan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) Online menjadi salah satu langkah strategis Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) dalam memperkuat tata kelola pengadaan barang dan jasa yang lebih efektif, cepat, dan transparan. Penerapan sistem tersebut dibahas dalam kegiatan yang berlangsung di Ruang Serbaguna Gedung Gadis II, Kantor Gubernur Kaltara, Tanjung Selor, Selasa (23/6), yang diikuti oleh sejumlah perangkat daerah di lingkungan Pemprov Kaltara.
Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Provinsi Kaltara, Bustan, menegaskan bahwa percepatan digitalisasi dalam proses pengadaan merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. Pemanfaatan teknologi informasi dinilai menjadi salah satu kunci dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih modern dan efisien.
Integrasi antara E-Katalog V6 dan SP2D Online tidak hanya ditujukan untuk mempercepat proses pembayaran, tetapi juga meningkatkan transparansi serta meminimalkan potensi kesalahan administrasi. Dengan sistem yang saling terhubung, seluruh alur transaksi dapat dipantau dengan lebih mudah sehingga pelaksanaan pengadaan barang dan jasa menjadi lebih efektif.
Pemprov Kaltara menilai digitalisasi menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Oleh karena itu, pemanfaatan berbagai platform elektronik terus didorong agar setiap proses administrasi dapat dilakukan secara lebih sederhana, cepat, dan akuntabel.
Selain mempercepat pembayaran, sistem yang terintegrasi juga diharapkan memberikan kepastian bagi penyedia barang dan jasa. Proses pencairan dana yang lebih cepat diyakini dapat mendukung kelancaran pelaksanaan pengadaan, sehingga berbagai program pemerintah dapat berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.
Penerapan integrasi ini sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat pengawasan terhadap penggunaan anggaran daerah. Setiap tahapan transaksi dapat terdokumentasi dengan baik sehingga mendukung prinsip tata kelola pemerintahan yang bersih dan bertanggung jawab.
Langkah tersebut juga sejalan dengan kebijakan nasional yang mendorong percepatan transformasi digital dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah. Dengan sistem yang semakin terhubung, efisiensi pengelolaan keuangan daerah diharapkan semakin meningkat dan mampu memberikan dampak positif terhadap pembangunan di Kalimantan Utara.
Melalui integrasi E-Katalog V6 dan SP2D Online, Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan sistem pengadaan yang lebih modern, transparan, dan efisien. Dukungan seluruh organisasi perangkat daerah serta optimalisasi pemanfaatan teknologi diharapkan menjadi fondasi penting dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan dan mempercepat pembangunan daerah.
Sumber: