Musdalub DAD Kaltara Digelar, Gubernur Ajak Perkuat Persatuan dan Budaya Dayak

Musdalub DAD Kaltara Digelar, Gubernur Ajak Perkuat Persatuan dan Budaya Dayak

masyarakat adat dan pemerintah semakin kuat sehingga pembangunan daerah dapat berjalan seiring dengan pelestarian budaya Dayak--Diskominfo Kaltara

KALTARA, DISWAY.ID - Penyelenggaraan Musdalub DAD Kalimantan Utara menjadi momentum penting dalam memperkuat persatuan masyarakat adat sekaligus menjaga keberlangsungan budaya Dayak di tengah pembangunan daerah yang terus berkembang.

Dalam agenda yang dihadiri berbagai tokoh adat dan masyarakat tersebut, Gubernur Kalimantan Utara menegaskan bahwa peran lembaga adat tidak bisa dipisahkan dari pembangunan Kaltara karena nilai budaya, kearifan lokal, dan semangat persaudaraan menjadi fondasi penting dalam menjaga keharmonisan masyarakat.

Melalui Musdalub DAD ini, pemerintah daerah berharap sinergi antara masyarakat adat dan pemerintah semakin kuat sehingga pembangunan daerah dapat berjalan seiring dengan pelestarian budaya Dayak di Kalimantan Utara.

BACA JUGA:Terungkap! Tambang Emas Ilegal Way Kanan Raup Rp73 Miliar per Bulan

Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara menegaskan pentingnya peran lembaga adat dalam mendukung pembangunan daerah dan menjaga persatuan masyarakat. Hal itu disampaikan Gubernur Kalimantan Utara saat membuka Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) Dewan Adat Dayak (DAD) Kalimantan Utara.

Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi masyarakat adat Dayak di Kalimantan Utara untuk memperkuat organisasi sekaligus mempererat solidaritas di tengah perkembangan daerah yang terus berjalan. Dalam sambutannya, gubernur menekankan bahwa keberadaan lembaga adat memiliki posisi strategis dalam menjaga nilai budaya, kearifan lokal, serta keharmonisan sosial masyarakat.

Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya berbicara soal infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga bagaimana budaya dan identitas masyarakat tetap dijaga di tengah modernisasi. Karena itu, peran organisasi adat seperti DAD dinilai penting untuk membantu menjaga keseimbangan sosial di masyarakat.

Gubernur juga mengajak seluruh elemen masyarakat Dayak untuk terus menjaga persatuan dan menghindari perpecahan. Ia berharap Musdalub DAD dapat menjadi wadah memperkuat komunikasi dan melahirkan kepemimpinan organisasi yang mampu membawa semangat kebersamaan.

Selain itu, pemerintah daerah juga mendorong agar lembaga adat dapat terus bersinergi dengan pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah. Kolaborasi tersebut dianggap penting agar berbagai program pembangunan tetap memperhatikan nilai budaya dan kepentingan masyarakat adat.

BACA JUGA:DPRD Tarakan Dorong Evaluasi Tarif Taksi Bandara Juwata demi Pelayanan yang Lebih Transparan

Dalam pelaksanaan Musdalub itu, sejumlah tokoh adat, tokoh masyarakat, hingga perwakilan organisasi Dayak dari berbagai wilayah di Kalimantan Utara turut hadir. Forum tersebut tidak hanya menjadi agenda organisasi, tetapi juga ruang memperkuat komitmen bersama dalam menjaga persatuan masyarakat Dayak.

Gubernur menilai keberagaman budaya yang dimiliki Kalimantan Utara merupakan aset besar yang harus dijaga bersama. Ia berharap DAD mampu menjadi garda terdepan dalam menjaga nilai toleransi, persaudaraan, dan keharmonisan antarmasyarakat.

Musdalub DAD sendiri digelar untuk membahas agenda organisasi sekaligus memperkuat arah kelembagaan adat ke depan. Pemerintah daerah berharap hasil dari forum tersebut dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat serta memperkuat kontribusi lembaga adat dalam pembangunan daerah.

Di tengah perkembangan zaman yang semakin cepat, keberadaan organisasi adat dinilai tetap relevan sebagai penjaga identitas budaya dan perekat sosial masyarakat. Karena itu, pemerintah berharap generasi muda juga ikut terlibat dalam melestarikan budaya serta nilai-nilai adat yang diwariskan secara turun-temurun.

Sumber:

Berita Terkait