Dorong Transformasi Birokrasi, Sekprov Kaltara Minta ASN Lebih Responsif dan Kreatif

Dorong Transformasi Birokrasi, Sekprov Kaltara Minta ASN Lebih Responsif dan Kreatif

Peran ASN adaptif inovatif kini menjadi sorotan utama di tengah meningkatnya tantangan zaman ASN yang semakin kompleks--Diskominfo Kaltara

KALTARA, DISWAY.ID Peran ASN adaptif inovatif kini menjadi sorotan utama di tengah meningkatnya tantangan zaman ASN yang semakin kompleks, terutama di lingkungan Sekprov Kaltara yang terus mendorong perubahan ke arah birokrasi modern.

Dalam menghadapi tantangan zaman ASN yang dipengaruhi oleh perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat, Sekprov Kaltara menegaskan bahwa ASN adaptif inovatif bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan utama.

Upaya membentuk ASN adaptif inovatif ini terus digaungkan oleh Sekprov Kaltara sebagai langkah strategis agar mampu menjawab tantangan zaman ASN dengan pelayanan publik yang lebih efektif, efisien, dan responsif.

BACA JUGA:Viral di Media Sosial, Pencurian Sound System di Tarakan Terungkap Setelah Jejak Digital Jadi Petunjuk Awal

Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kalimantan Utara menegaskan pentingnya Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara untuk terus meningkatkan kapasitas diri agar lebih adaptif dan inovatif dalam menghadapi perkembangan zaman yang semakin dinamis.

Penegasan tersebut disampaikan dalam kegiatan yang berkaitan dengan penguatan kapasitas ASN, sebagai upaya menjawab berbagai tantangan yang muncul di era modern, termasuk perkembangan teknologi, tuntutan pelayanan publik yang semakin tinggi, hingga perubahan pola kerja birokrasi.

Sekprov menyampaikan bahwa ASN tidak lagi bisa bekerja dengan pola lama yang cenderung kaku dan administratif semata. Menurutnya, perubahan zaman menuntut ASN untuk lebih responsif, kreatif, serta mampu menghadirkan solusi dalam setiap permasalahan yang dihadapi masyarakat.

Selai itu, dirinya juga menekankan bahwa kemampuan beradaptasi tidak hanya berkaitan dengan penggunaan teknologi, tetapi juga menyangkut pola pikir dan cara kerja. ASN diharapkan memiliki mindset terbuka, mau belajar hal baru, serta tidak takut menghadapi perubahan.

Selain itu, inovasi menjadi kunci penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Sekprov menyebutkan bahwa setiap ASN memiliki peran strategis dalam menciptakan terobosan-terobosan baru, baik dalam sistem kerja maupun dalam pelayanan publik.

BACA JUGA:Kebakaran Lahan Nunukan Terjadi di Mansapa, 3 Hektare Lahan Terbakar

Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengingatkan bahwa tantangan yang dihadapi pemerintah ke depan akan semakin kompleks. Oleh karena itu, ASN dituntut untuk memiliki kompetensi yang memadai, termasuk kemampuan berpikir kritis, kolaboratif, dan komunikatif.

Lebih lanjut, Sekprov menegaskan pentingnya kolaborasi antar perangkat daerah dalam menciptakan pemerintahan yang lebih efektif. Sinergi yang baik antar instansi diyakini mampu mempercepat pencapaian tujuan pembangunan daerah.

Tidak hanya itu, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) juga menjadi perhatian utama. Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara terus mendorong berbagai program pengembangan kompetensi ASN, baik melalui pelatihan, workshop, maupun kegiatan peningkatan kapasitas lainnya.

Dengan langkah tersebut, diharapkan ASN di lingkungan Pemprov Kaltara mampu menjadi motor penggerak perubahan, sekaligus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Sumber: