Wagub Kaltara Tegaskan Pentingnya Keselamatan Kerja pada Peringatan Bulan K3 Nasional
Pemprov Kalimantan Utara menegaskan untuk memperbaiki sistem K3--Diskominfo Kaltara
KALTARA, DISWAY.ID - Peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional menjadi momentum penting bagi Pemprov Kalimantan Utara untuk kembali menegaskan komitmennya dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat.
Dalam upacara peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional yang dilaksanakan di Lapangan PT Abdi Borneo Plantations, Desa Apung pada 12 Februari 2026.
Pada pidatonya yang disampaikan saat memperingati Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja K3 Nasional Wakil Gubernur Kalimantan Utara menekankan bahwa penerapan K3 tidak hanya bersifat seremonial, tetapi harus menjadi budaya kerja yang diterapkan secara konsisten di seluruh sektor.
BACA JUGA:Evaluasi BPK RI Jadi Momentum untuk Perbaikan Tata Kelola Pangan di Kalimantan Utara
Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara menegaskan pentingnya penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja atau K3 pada saat memperingati Bulan K3 Nasional.
Penegasan tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Gubernur Kalimantan Utara, Ingkong Ala yang di mana disampaikan bahwa acara peringatan ini merupakan salah satu upaya untuk lebih bisa meningkatkan kesadaran seluruh pihak terhadap pentingnya menciptakan lingkungan kerja yang aman dan produktif.
Dalam kesempatan tersebut, disampaikannya bahwa Bulan K3 Nasional bukan hanya sekedar agenda tahunan, melainkan menjadi momentum evaluasi terhadap komitmen dalam melindungi para tenaga kerja.
Selain itu, Wakil Gubernur Kaltara juga mengingatkan bahwa keselamatan kerja harus menjadi prioritas utama di tengahnya dinamika dunia industri yang terus berkembang. Pemerintah daerah, perusahaan, dan juga para pekerja diharapkan dapat saling bersinergi untuk memperkuat dan menerapkan standar keselamatan kerja secara optimal.
Dilansir dari laman resmi Diskominfo Kalimantan Utara, Ingkong Ala selaku Wagub Kaltara juga membacakan amanat dari Menteri Ketenagakerjaan republik Indonesia yang menekankan pentingnya penguatan sistem K3 di seluruh sektor.
BACA JUGA:Pemerintah Berlakukan WFA Saat Lebaran 2026, Upaya untuk Urai Kepadatan Arus Mudik
Diketahui Indonesia memang memiliki jumlah tenaga kerja yang sangat besar dan tersebar di berbagai bidang, mulai dari perkebunan, pertambangan, hingga sektor jasa. Kondisi tersebutlah yang menuntut adanya sistem keselamatan kerja yang lebih terstruktur, terukur, dan juga berkelanjutan.
Menurutnya, penerapan K3 yang baik tidak hanya berdampak pada keselamatan pekerja, tetapi juga berpengaruh terhadap peningkatan produktivitas dan daya saing perusahaan.
Maka dengan lingkungan kerja yang aman dapat menciptakan rasa nyaman bagi tenaga kerja sehingga mereka mampu bekerja secara maksimal. Selain itu dengan sistem K3 yang kuat juga mencerminkan profesionalisme dan tanggung jawab perusahaan terhadap sumber daya manusia.
Selain itu hal juga turut disoroti oleh Ingkong Ala, yaitu mengenai terjadinya kecelakaan kerja di berbagai sektor menjadi sebuah indikator bahwa memang perlu adanya perbaikan sistem yang lebih baik.
Sumber: