RDMP Kilang Balikpapan Resmi Beroperasi, Pemerintah Optimis Tekan Impor BBM

RDMP Kilang Balikpapan Resmi Beroperasi, Pemerintah Optimis Tekan Impor BBM

Presemian dan operasional proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) di Kilang Balikpapan, Kalimantan Timur menandai babak baru pengelolaan industri energi --Youtube Seketariat Presiden

KALTARA, DISWAY.ID - Presemian dan operasional proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) di Kilang Balikpapan, Kalimantan Timur menandai babak baru pengelolaan industri energi nasional.

Setelah melalui proses modernisasi berskala besar, kilang minyak yang selama puluhan tahun menjadi tulang punggung pasokan BBM ini kini kembali beroperasi dengan kapasitas dan teknologi yang lebih maju.

Pemerintah menilai dengan beroperasinya Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan tidak hanya memperkuat ketahanan energi nasional, tetapi juga menegaskan peran strategis Kalimantan Timur sebagai salah satu pusat industri energi Indonesia di tengahnya upaya untuk mengurangi ketergantungan pada impor bahan bakar minyak.

BACA JUGA:Perahu Terbalik saat Panen Rumput Laut di Nunukan, Dua Nelayan Masih Dalam Pencarian

Proyek RDMP Kilang Balikpapan merupakan salah satu proyek strategis nasional di sektor energi. Kilang yang berlokasi di Kalimantan Timur ini menjadi sorotan karena kapasitas dan perannya yang vital dalam menopang pasokan BBM, khususnya untuk wilayah Kalimantan dan Indonesia bagian timur.

Setelah melalui proses pengembangan dan modernisasi, kilang tersebut sudah resmi beroperasi dengan kapasitas pengelohan yang lebih besar serta teknologi yang lebih mutakhir. Modernisasi Kilang Balikpapan dilakukan untuk meningkatkan kemampuan pengolahan minyak mentah serta menghasilkan produk BBM dengan standar kualitas yang lebih tinggi dan ramah lingkungan.

Maka dari itu dengan beroperasinya RDMP ini, pemerintah menargetkan peningkatan kualitas BBM dalam negeri sehingga kebutuhan impor dapat ditekan secara bertahap. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyebutkan bahwa RDMP Balikpapan memiliki kontribusi yang signifikan terhdap upaya kemandirian energi nasional.

Peningkatan kapasitas kilang diharapkan mampu mengurangi impor BBM hingga jutaan kiloliter per tahun. Selain itu, kilang ini juga memang dirancang untuk memproduksi berbagai jenis bahan bakar, termasuk bensin, solar, dan avtur.

Bagi Kalimantan Timur, keberadaan RDMP Kilang Balikpapan memberikan dampak ekonomi yang cukup besar. Selain dapat menjamin ketersediaan energi di wilayah tersebut, proyek ini juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui penyerapan tenaga kerja dan peningkatan aktivitas industri pendukung.

BACA JUGA:Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat di 34 Provinsi, Perluas Akses Pendidikan Gratis

Balikpapan pun semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu pusat industri energi nasional. Peresmian RDMP Balikpapan juga dinilai sebagai tonggak penting karena modernisasi kilang berskala besar terakhir di Indonesia dilakukan puluhan tahun lalu.

Dan dengan beroperasinya kilang ini, pemerintah optimis agenda hilirisasi sektor energi dapat berjalan lebih optimal, sekaligus meningkatkan nilai tambah sumber daya alam di dalam negeri.

Ke depan, RDMP Balikpapan diharapkan bisa menjadi fondasi bagi pengemban kilang-kilang lain di Indonesia. Pemerintah menilai keberhasilan dari proyek ini akan dapat mempercepat target pengurangan impor BBM dan memperkuat ketahanan energi nasional secara berkelanjutan.

Sumber: