Musim Hujan, Ini Imbauan Dokter Anak agar Mencegah Penyakit Menular

Musim Hujan, Ini Imbauan Dokter Anak agar Mencegah Penyakit Menular

Kombinasi antara aktivitas sekolah yang padat, curah hujan tinggi, dan kelembapan yang meningkat dapat menciptakan lingkungan yang rawan terhadap penyakit--Freepik

KALTARA, DISWAY.ID - Menyambut periode masuk sekolah anak di tahun baru yang bertepatan dengan puncak musim hujan di Indonesia, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menyampaikan himbauan penting kepada para orangtua, pengasuh, tenaga pendidik, serta pihak sekolah dan pemerintah daerah.

Himbauan ini disampaikan menyikapi kondisi terkini yang tengah dihadapi.

Kombinasi antara aktivitas sekolah yang padat, curah hujan tinggi, dan kelembapan yang meningkat dapat menciptakan lingkungan yang rawan terhadap penularan penyakit seperti influenza, diare, demam berdarah yang perlu diwaspadai, musim hujan dengan risiko banjir, serta potensi bencana hidrometeorologi.

Ketua Pengurus Pusat Ikatan Dokter Anak Indonesia, DR Dr Piprim Basarah Yanuarso, SpA, Subsp Kardio(K) menyampaikan, “IDAI memahami bahwa proses belajar mengajar di sekolah sangat penting bagi perkembangan sosial, emosional, dan intelektual anak. Namun, kesehatan dan keselamatan anak harus menjadi prioritas utama. Oleh karena itu, kami menyampaikan beberapa kiat komprehensif sebagai upaya pencegahan dan kewaspadaan kolektif.”

BACA JUGA:CKG Tembus 70 Juta Peserta, Ini Penyakit Paling Banyak Terjaring

Berikut adalah himbauan IDAI:

1. Pastikan kesehatan dan daya tahan tubuh anak memungkinkan untuk ke sekolah

* Lengkapi dan pastikan status imunisasi dasar dan lanjutan anak sesuai usia, termasuk imunisasi untuk mencegah penyakit yang dapat dicegah dengan vaksin (PD3I) seperti campak, difteri, pertusis, influenza, dan lain-lain.

* Berikan makanan padat nutrisi terutama protein hewani, cukup cairan agar tidak dehidrasi. Batasi makanan tidak sehat yang mengandung gula tinggi dan junk food.

* Pastikan anak tidur malam 8-10 jam sesuai usia untuk mengoptimalkan sistem imun.

* Jika anak menunjukkan gejala sakit seperti demam, batuk, pilek, diare, atau lemas, segera periksa ke fasilitas kesehatan dan istirahatkan di rumah hingga benar-benar pulih untuk mencegah penularan.

BACA JUGA:Rutin Minum Kopi Ternyata Bisa Bantu Cegah Diabetes dan Penyakit Jantung, Asal Tak Berlebihan

2. Menerapkan Etiket Batuk & Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS) 

* Ajarkan dan biasakan anak untuk menutup mulut dan hidung dengan lengan atas bagian dalam (bukan telapak tangan) saat batuk atau bersin.

* Cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir secara rutin, terutama sebelum makan, setelah menggunakan toilet, dan setelah bermain.

* Gunakan masker terutama jika anak mengalami gejala infeksi saluran napas atau berada di kerumunan.

* Hindari berbagi penggunaan alat makan, minum, dan alat kebersihan pribadi.

Sumber: