Mendikdasmen Jelaskan Upaya Pemerintah dalam Mendukung Wajar 1 Tahun Prasekolah
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti.--Kemendikdasmen
KALTARA, DISWAY.ID - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menargetkan program Wajib Belajar (Wajar) 1 Tahun Prasekolah dapat berjalan dengan dua fokus utama yaitu pendirian Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di setiap desa dan peningkatan kualitas guru PAUD.
“Kami berkomitmen dalam rangka membangun sumber daya manusia yang unggul kita memang harus memperkuat Pendidikan Anak Usia Dini dan itu kami lakukan tidak hanya untuk menambah jumlah TK, tapi jumlah meningkatkan kualitas guru-guru Taman Kanak-Kanak,” tutur Mendikdasmen di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Sabtu (20/12).
BACA JUGA:Kemendikdasmen Percepat Pendirian Tenda Darurat dan Bantuan ke Sekolah Terdampak Bencana
Program "Satu Desa Satu PAUD" adalah gerakan nasional untuk memastikan setiap desa di Indonesia memiliki minimal satu Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) berkualitas, sebagai upaya pemerataan akses pendidikan dini, pencegahan stunting, pengembangan karakter anak, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia emas, dengan dukungan peran aktif pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan masyarakat desa, menggunakan dana desa untuk sarana prasarana, pelatihan guru, dan operasional.
“Wajar 13 tahun dimulai dari TK dan target kami 1 desa minimal 1 TK,” tekan Mu`ti.
“Penelitian menunjukkan bahwa anak-anak yang mengenyam pendidikan di PAUD/TK, memiliki rasa percaya diri dan kesiapan diri yang lebih tinggi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang pendidikan dasar,” sambungnya seraya berkeyakinan bahwa pada jenjang PAUD/TK, anak-anak mengalami usia emas baik secara jasmani maupun rohani yang akan menentukan masa depan mereka.
BACA JUGA:Tinjau Sekolah Terdampak Bencana di Kabupaten Karangasem, Kemendikdasmen Salurkan Bantuan
Revitalisasi Satuan Pendidikan
Tahun ini secara nasional pemerintah mengalokasikan anggaran revitalisasi satuan pendidikan, baik untuk renovasi maupun pendirian sekolah baru, sebesar Rp16,9 triliun untuk 16.175 satuan pendidikan di seluruh Indonesia.
“Alhamdulillah, progresnya telah mencapai 99 persen dan sebagian besar sudah selesai 100 persen,” ucapnya.
Dalam tinjauan Kemendikdasmen ke lapangan sebagaimana yang dilakukan pada Sabtu (20/12), Mendikdasmen turun untuk memastikan penyelesaian bangunan revitalisasi. Sebagaimana yang dilakukannya di Kabupaten Kuningan saat meresmikan TK Labschool yang berlokasi di Kampus 1 Universitas Muhammadiyah Kuningan.
BACA JUGA:SMAN 72 Mulai Kondusif, Kemendikdasmen Lanjutkan Pendampingan Psikososial
“Tahun ini, kami akan melakukan revitalisasi untuk sekitar 71 ribu satuan pendidikan. Data ini akan diverifikasi dan divalidasi untuk dianggarkan di tahun 2026 tapi prioritas kami adalah sekolah-sekolah yang terdampak bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat,” jelas Mendikdasmen lebih lanjut.
Direktur PAUD, Nia Nurhasanah menyoroti partisipasi semesta dalam menyokong Indonesia Emas 2045.
Sumber: